Cegah Overtraining, Sekarang!

Tiga hari belakangan asek banget nih main bareng Team Gelora lainnya. Tapi kok pagi tadi bangun, badan berasa pegal-pegal semua ya?

Biasanya kita tidak sadar kalau kita sedang mengalami overtraining, terlebih kalau sudah terlalu kecanduan olahraga. So, kita coba pahami dulu yuk, gejala dan antisipasinya.

Untuk kita ketahui nih, gejala overtraining bersifat multi-sistem. Maka dapat dipahami bahwa gangguan dapat terjadi secara hormonal, imunologis, neurologis dan juga psikologis.

Tanda-tanda tubuh mengalami overtraining salah satunya adalah lamanya proses pemulihan otot-otot. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Psikologi di Universitas Stockholm membahas tentang overtraining dan metode pemulihannya; mereka melakukan sebuah tes psikologi kepada atlet dan mereka yang gagal mengalami pemulihan selama 72 jam bisa digolongkan mengalami overtraining negatif.

grayscale photo of male boxer

Overtraining juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, tubuh lebih lemah dan mudah sakit. Sebuah penelitian di Laboratorium Fisiologi Terapan, Departemen Olahraga & Ilmu Olahraga Universitas North Carolina, Chapel Hill menemukan bahwa overtraining sangat mempengaruhi kekebalan tubuh yang berakibat pada penurunan kesehatan dan kinerja atlet.

Olahraga yang berlebihan mungkin membakar kalori lebih banyak, tapi glikogen dan jaringan otot juga ikut terbakar. Efeknya berat badan akan turun drastis, tetapi otot juga akan menyusut. Tanda-tanda lainnya yakni stres (mudah marah), insomnia, nyeri otot dan hilangnya konsentrasi saat berlatih.

Nah, bagaimana agar kita tidak overtraining? Yang pasti, Team Gelora jangan berhenti olahraga sama sekali dong. Tetap berolahraga tetapi juga mengatur pola istirahat, karena otot membutuhkan waktu untuk memulihkan diri setelah dilatih dengan beban yang berat. Saat kita mengalami overtraining, kita juga harus mengurangi intensitas latihan. Jika biasanya setiap hari, maka kurangi menjadi 3 kali seminggu agar otot Team Gelora tidak terlalu kelelahan.

Jika kita sedang mengalami overtraining, kita juga bisa mengurangi dampaknya dengan pijat dan terapi. Gunanya ialah untuk merilekskan otot yang terlalu kelelahan, mengembalikan keseimbangan pada sistem kerangka muskulo-skeletal serta mencegah cedera pada otot yang sering digunakan berlatih. Hal yang tidak kalah penting ialah menjaga asupan kalori secara tepat. Saat mengalami overtraining, simpanan energi di dalam tubuh bisa terkuras habis, maka kita perlu memenuhi nutrisi tubuh agar kembali prima.

So, jangan sampai Team Gelora overtraining ya. Olahraga tentu sehat, tetapi harus dengan porsi yang tepat, biar kita #PastiMain di #GeloraIndonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s